Sunday, 14 September 2014

Aisha Dalal, Mascot Kids Pertama Yang Berjilbab Di Liga Inggris

LONDON, Morale45 – Seorang anak perempuan Muslim Inggris menjadi pertama yang memakai jilbab di pertandingan sepak bola di Liga Inggris saat masuk ke lapangan menemani Yaya Toure sebelum pertandingan melawan Liverpool.
“Ini adalah pengalaman yang sangat nyata bagi saya. Saya benar-benar menikmati hari ini,” Aisha Dalal, seorang gadis cilik muslim dari Blackburn, Lancashire Telegraph melaporkan, demikian lansir onislam.net, Ahad 14 September.
“Para pemain sangat ramah dan membuat kami merasa di rumah.”
Aisha, dan adiknya Khalil, yang menemani gelandang Prancis Samir Nasri, menjadi mascot kids atau anak-anak yang menjemput pemain dari ruang ganti menuju lapangan sebelum pertandingan Manchester City melawan Liverpool dalam pertandingan Piala Liga di Stadion Etihad pada tanggal 26 Agustus, yang memenangkan City 3-1.
“Kami sangat beruntung telah diizinkan untuk memilih pemain kami,” kata Aisha.
Aisha senang untuk menemani mantan pemain Barcelona, Yaya Toure. Sementara sang adik adalah penggemar Samir Nasri.
Berbicara mengenai pengalaman menariknya itu, Aisha mengatakan bahwa dia bangga mengenakan jilbabnya.
“Saya benar-benar menikmati saat membeli baju saya. Mencari warna jilbab yang tepat memakan waktu tapi akhirnya teman ibuku berhasil menemukannya,” kata Aisha.
“Mengenakan jilbab bukanlah sesuatu yang saya membuat saya berpikir dua kali karena saya ingin menunjukkan bahwa Anda tidak perlu malu menunjukkan agama Anda.
“Jika Anda ingin memakainya, maka rasakan percaya diri untuk memakainya di mana saja,” tambah gadis cilik ini.
Inggris adalah rumah bagi minoritas Muslim yang cukup besar yang berjumlah hampir 2,7 juta. Muslim di Inggris terutama berasal dari India, Bangladesh dan Pakistan.

Monday, 1 September 2014

Menangani Anak yang Suka Berkelahi




Kelakuan si kecil yang kerap emosian dan bertengkar jangan dianggap sepele. Cari penanganannya dengan tepat. 

Di usianya yang masih anak-anak, buah hati cenderung menunjukkan sikapnya. Sedih, senang, kesal, hingga marah. Itu sebabnya, setiap emosi yang ditampilkan si kecil tak bisa disepelekan. 

Misalnya, saat ia sedang kesal dan marah, anak akan bertengkar atau berkelahi. Dikutip dari workathomemoms.com, pertengkaran anak memang bukan hal terburuk. Namun, bila si kecil sampai melakukan kontak fisik dan intimidasi terhadap sesamanya, Anda harus mawas diri. 

Terlebih, bila berkelahi sudah menjadi kebiasaan si kecil dalam menuangkan emosinya. Tentunya, Anda sendiri akan terganggu dengan ulahnya yang suka berkelahi. Bila sudah parah, sikap ini akan membentuk buah hati Anda menjadi anak yang temperamental atau suka mencari keributan saat dewasa nanti. 

Nah untuk menghindari hal tersebut, Anda perlu menanganinya sedini mungkin. Namun, sebelumnya cari tahu dulu hal apa memicu si kecil suka berkelahi. 

Adapun penyebab anak suka berkelahi: 
1. Rasa tidak adil 
Si kecil sering mengalami ketidaksepakatan dengan saudara atau teman di lingkungan sekitarnya. Lebih tepatnya, ketika anak-anak melihat situasi yang tidak adil menurutnya. 

2. Egois 
Tak hanya orang dewasa yang memiliki sifat egois. Sejak anak-anak, sifat ini secara alami sudah muncul. Rasa iri, ingin menonjol, ingin memiliki milik orang lain, dapat timbul dalam diri ketika mereka. 

3. Temperamen 
Anak-anak punya sifat temperamen masing-masing. Ini tergantung suasana hati, disposisi dan kemampuan beradaptasinya pada lingkungan. 

4. Tidak tahu solusi 
Percayalah, orang tua menjadi teladan bagi anak-anak. Jika setiap hari mereka melihat orang tua bertengkar tanpa solusi, ini menjadi contoh kuat bagi mereka. Si kecil akan menjadi pribadi yang sulit menemukan solusi, dan lebih memilih jalan untuk berkelahi. 

Setelah paham dengan penyebab dasar timbulnya kebiasaan berkelahi pada anak, sekarang saatnya Anda menemukan strategi bagaimana menangani kebiasaan ini: 
• Jadilah contoh 
Berilah contoh sikap emosi tanpa kata-kata kasar, sekalipun si kecil memang sedang berbuat salah. Misalnya, ketika ia menumpahkan air. Usahakan Anda tidak melakukan memarahinya dengan mengeluarkan kata-kata kasar. Hal ini dilakukan agar si kecil tidak meniru ketika sedang emosi. 

• Ajari cara menyelesaikan konflik 
Jangan hanya bicara tentang bagaimana menyelesaikan konflik, tapi tunjukkan contoh nyata kepada mereka. Contoh paling sepele adalah ketika Anda sedang berselisih dengan pasangan. Bagaimana Anda dapat menyelesaikan konflik di hadapan anak-anak, tanpa ada kata-kata kasar atau kontak fisik sekalipun. 

• Menjadi penengah yang adil 
Bila Anda melihat si kecil saat berkelahi dengan teman atau saudaranya, jadilah penengah. Namun, Anda harus tahu kapan waktu yang tepat saat masuk dalam pertengkaran, karena jika Anda menjadi penengah di saat perselisihan yang kian memanas Anda tidak akan didengarkan, melainkan nada suaranya akan semakin meninggi. Selain itu, jadilah penengah yang mampu memberikan solusi yang menenangkan hati mereka. 

• Dengarkan mereka 
Kadang-kadang pertengkaran menjadi cara anak untuk mengeluarkan isi hati mereka. Jadi, seringlah berbicara dengan buah hati Anda, dan ketahui apa yang ada di benaknya. Karena ketika ia tidak merasa didengarkan, ia hanya bisa meluapkan ketika ia emosi. 

• Buat anak sibuk 
Sisi lain penyebab anak suka berkelahi adalah karena tingkat kebosanan. Tidak ada teman bermain atau bingung karena tak punya kegiatan, membuat anak cenderung memiliki sikap melawan. Jadi, buatlah dia aktif dengan lingkungan dan berinteraksi dengan orang sekitarnya.

Selamat mencoba!

Pelajaran Dari Bangsa Semut





Morale45 – Semut adalah binatang kecil yang oleh kebanyakan manusia diabaikan keberadaannya, malah cenderung dibasmi karena dianggap mengganggu. Padahal semut adalah salah satu binatang yang disebut khusus di Al-Qur’an dan bahkan menjadi nama salah satu surat. Lantas apa pentingnya semut ini bagi manusia  sesungguhnya ? Selain berperan di ecosystem sebagai pembasmi hama dan meng-aerasi tanah, semut memberi pelajaran yang sangat penting bagi manusia untuk bekerja !
Dalam Al-Qur’an pelajaran tentang semut ini teringkas dalam dua ayat yang berurutan berikut :
Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari. Maka dia tersenyum lalu tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: “Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakkudan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridlai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh“” (QS 27 :18-19).
Nabi Sulaiman ‘Alaihi Salam setelah mendengar perkataan semut-semut tersebut berdo’a kepada Allah agar diberi ilham atau petunjuk untuk bersyukur dan untuk dapat mengerjakan amal shaleh yang diridlaiNya. Do’a yang mirip dengan do’a Nabi Sulaiman tersebut adalah do’a yang diperintahkan kepada anak manusia ketika dia mencapai usia kematangannya 40 tahun.
Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridlai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri“”.
Lantas apa hubungannya antara semut dengan bersyukur dan amal shaleh yang diridhaiNya tersebut ? Ternyata bangsa semut memberikan contoh system kerja yang sangat efektif.
Binatang yang nyaris tanpa kecerdasan ini sudah mengenal teamwork dan pembagian kerja yang baik, bila ada pekerjaan besar mereka langsung melaksanakannya tanpa harus berkepanjangan memperdebatkan who doing what. Manusia di lain pihak sering kurang mensyukuri kecerdasannya, sehingga kebanyakan manusia lebih suka berdebat untuk memutuskan siapa yang harus berbuat apa – ketimbang mengerjakan pekerjaan itu sendiri langsung.
Di balik kelemahan semut yang sangat kecil yang sering kita pites, ternyata tersembunyi kekuatan relatif yang luar biasa. Semut bisa mengangkat beban yang jauh melebihi berat badan dan kebutuhannya. Manusia yang kurang bersyukur suka hitung-hitungan masalah pekerjaan, kebanyakan hanya puas melaksanakan kewajiban (job descriptionnya) saja tanpa keinginan untuk berbuat lebih.
Semut yang nyaris tanpa akal, mereka piawai dalam menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi. Manusia yang kurang mensyukuri akalnya, sedikit-sedikit mengeluh atas problem yang dihadapinya – bahkan tidak jarang menyerah di tengah jalan.
Dengan kombinasi antara teamwork, kemampuan dan kemauan untuk berbuat lebih serta kegigihan dalam menyelesaikan masalahnya – secara bersama-sama semutpun mampu mengangkat beban atau tanggung jawab yang sangat besar dibandingkan dengan kemampuan individu-individunya.
Kebanyakan manusia di lain pihak, enggan untuk memikirkan dan berbuat sesuatu yang sangat besar yang dibutuhkan bersama. Kebanyakan orang menganggap tugas-tugas besar adalah tugas orang lain dan bukan tugas dirinya. Padahal bila semuanya berpikiran demikian, banyak sekali tugas-tugas besar yang akhirnya sama sekali tidak ada yang mengerjakannya – tragedy of the common.
Maka dari pelajaran bangsa semut ini, mari kita mohon kepada Allah agar kita diberi ilham atau petunjuk untuk mau dan mampu beramal shaleh yang diridloiNya. Tugas-tugas besar umat ini sedang menunggu kita untuk memikirkan dan mengerjakannya. Tidak ada tugas yang terlalu besar atau terlalu berat bila kita mau melaksanakannya bersama-sama.
Hanya diperlukan initiator-initiator yang menginspirasi orang lain untuk ikut berbuat, maka insyaAllah berbagai persoalan umat akan terselesaikan satu demi satu. InsyaAllah.
Penulis: Muhaimin Iqbal (www.geraidinar.com)

Tuesday, 12 August 2014

Beberapa Gejala Penyakit Migrain





Migrain dan sakit kepala biasa sulit dibedakan. Ini dia tanda-tanda Anda terserang migrain! 

Beberapa orang sering kali mengalami sakit kepala tiba-tiba, salah satu di antaranya adalah migrain. Migrain merupakan sakit kepala yang sering terjadi di satu sisi kepala. Terkadang agak sulit untuk membedakan sakit kepala jenis ini dengan sakit kepala jenis lainnya. 

Namun ternyata, sakit kepala sebelah ini dapat dikenali dari gejala-gejala yang timbul. Ada baiknya Anda mengetahui gejala migrain, agar lebih sigap untuk mengatasinya. Berikut beberapa gejala yang sering ditemui pada penderita migrain. 

Pertama, perubahan mood. Ada yang tiba-tiba merasa gelisah, panik, atau sedih. Ada juga yang tiba-tiba merasakan senang tanpa alasan yang spesifik. Jika mengalami hal ini, Anda perlu waspada dengan kesehatan Anda. 

Kedua, adanya gangguan penglihatan. Sebelum diserang sakit yang luar biasa, penderita migrain biasanya akan melihat bintik, garis, atau kedipan pada sumber cahaya. Misalkan saja saat melihat ke arah lampu yang sedang menyala, Anda seperti melihat adanya garis-garis. 

Ketiga, kepekaan yang berlebih pada penglihatan dan pendengaran. Penderita migrain biasanya akan sensitif dengan sumber cahaya. Penderita biasanya akan lebih peka dan cepat merasa silau jika terjadi perubahan cahaya. Perubahan-perubahan dalam penglihatan disebabkan karena ada perubahan aliran darah di otak Anda. Hal ini, juga terjadi pada tingkat kebisingan. Kebisingan yang berubah-ubah dapat mempengaruhi mood dan kenyamanan orang yang akan terserang migrain. 

Keempat, mengalami gangguan tidur. Edmund Messina, direktur medis dari Michigan Headache Clinic mengatakan kebanyakan orang yang akan terserang migrain mengalami insomnia atau gangguan tidur. Ini mengakibatkan Anda akan terlihat lebih lelah di pagi hari. Kalaupun Anda bisa tertidur, kualitasnya akan berkurang dibandingkan dengan mereka yang dalam keadaan bugar secara fisik. 

Kelima, melemahnya satu sisi tubuh. Biasanya seseorang akan merasakan satu sisi tubuhnya tidak bisa digerakkan. Seperti bagian tangan yang sulit bergerak, padahal tangan kiri dalam keadaan baik-baik saja. Pastikan dengan memeriksakan diri ke dokter, karena bisa jadi hal tersebut merupakan serangan stroke ringan. 

Keenam, mengalami gejala seperti sinus. Biasanya orang yang akan terserang migrain akan mengalami mata berair, mata berkantung dan hidung tersumbat. Dan yang perlu digarisbawahi, perempuan berpeluang lebih besar terserang migrain dibandingkan laki-laki. Atur waktu sebaik mungkin untuk istirahat dan jalani hidup sehat adalah cara pencegahan paling mudah. 

Kondisi badan yang sehat salah satunya berasal dari pola hidup dan kerja yang seimbang. Cek kalkulator ini untuk mengetahui apakah pola hidup dan kerja Anda seimbang!